Spott

CARI DISINI

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Selasa, 06 Januari 2009

Kisah Meja Kayu

Dear All Friends,

mari kita menyimak cerita dan pesan dari kisah meja kayu ini, semoga bermanfaat...

Meja Kayu
Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun.

Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah.

Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak. Anak dan menantunya pun menjadi gusar.

Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. "Kita harus lakukan sesuatu, " ujar sang suami. "Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini."

Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.

Sering saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi.


Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua dalam diam. Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. "Kamu sedang membuat apa?". Anaknya menjawab, "Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan." Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.


Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki.

Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama dimeja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh,

makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.
=====================================================

Teman, anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu
mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka
akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan.

Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain
dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa
kelak. Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap "bangunan
jiwa" yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.

Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk mereka lah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan

tabungan masa depan.
========================================================

Jika anak hidup dalam kritik, ia belajar mengutuk Jika anak hidup dalam kekerasan, ia belajar berkelahi
Jika anak hidup dalam pembodohan, ia belajar jadi pemalu
Jika anak hidup dalam rasa dipermalukan, ia belajar terus merasa
bersalah
Jika anak hidup dalam toleransi, ia belajar menjadi sabar
Jika anak hidup dalam dorongan, ia belajar menjadi percaya diri
Jika anak hidup dalam penghargaan, ia belajar mengapresiasi
Jika anak hidup dalam rasa adil, ia belajar keadilan
Jika anak hidup dalam rasa aman, ia belajar yakin
Jika anak hidup dalam persetujuan, ia belajar menghargai diri sendiri
Jika anak hidup dalam rasa diterima dan persahabatan, ia belajar mencari
cinta di seluruh dunia.

Betapa terlihat disini peran orang tua sangat penting karena mereka
diistilahkan oleh Khalil Gibran sebagai busur kokoh yang dapat
melesatkan
anak-anak dalam menapaki jalan masa depannya.
Tentu hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan esok harus lebih
baik dari hari ini dan tentu kita selalu berharap generasi yang akan
datang harus lebih baik dari kita.



Selasa, 16 Desember 2008

Parent's Be Carefull !!

Pls be careful...

Klo bisa jangan berikan hp dulu.

Waktu jaman kita sekolah nggak pernah bawa hp juga masih bisa naik kelas kok.. :) klo mau berikan hp pilih yg cuman bisa telepon & sms aja.. jangan yg ada kamera apalagi bisa internetan...

==========================================


Gaya Hidup Awas, Si Kecil Kebablasan!

Dr Boyke Dian Nugraha geleng-geleng kepala mendengar penuturan
pasiennya. Sebut saja Indah, 36 tahun, asal Sukabumi yang menangis
histeris menceritakan kelakuan putrinya, Nita, 12 tahun.

Bersama dua teman sekelasnya di sekolah menengah pertama, Nita melakukan aib memalukan keluarga dan sekolah. "Semua salah kami, memberikan kebebasan kepadanya menonton tayangan apa pun tanpa diawasi, termasuk di Internet," papar Indah sesenggukan. Tangisnya pecah begitu mendengar pengakuan putri kesayangannya meniru adegan bercinta di film Sex in the City bersama kakak kelasnya.

Menurut Boyke, kasus Nita belum seberapa. Ada pasien lain yang
mengeluhkan putrinya yang baru berusia 7 tahun saat ngobrol dengan teman sebayanya cekatan menyebut foreplay, petting, making love, dan sejenisnya.

Pemilik Klinik Pasutri di bilangan Tebet ini pun menyebut kisah lain :
seorang remaja putri berusia 12 tahun yang diledek temannya karena belum pernah pacaran dan berciuman. Karena penasaran, remaja itu mencari tahu di Internet. Tertarik mempraktekkan, ia meminta dan membayar sopir rumahnya.

"Tidak hanya ciuman, si sopir bejat itu justru mengajak tahap yang lebih hot, yaitu bercinta. Akibatnya, si kecil ketagihan, kebablasan, hingga hamil dan bikin gempar semua (anggota keluarga)," ujar pakar seks tersebut masygul.

Sederet cerita tersebut bukan ilusi, tapi peristiwa yang kian dekat dan sering terjadi. Kini para belia itu sangat piawai dan tahu akan seks melebihi orang tuanya. "Ini bukan pendidikan seks, melainkan pengetahuan soal seks yang kebablasan dan berakibat fatal," kata dokter berkulit putih ini dengan nada gemas.

Tiga tahun lalu ia hanya melayani pasien dewasa seputar keluhan masalah mereka. Tapi sekarang, pasutri yang datang "curhat" soal sederet cerita aneh soal seks buah hatinya. Boyke mengakui kemampuan anak masa kini, yang disebut di era generasi platinum, begitu cepat dan mudah menyerap pengetahuan dan teknologi.

Alhasil, jangan heran jika para bocah bau kencur itu sudah pandai
berselancar ke situs-situs dewasa. "Yang paling penting, memberikan
pendidikan seks buat anak harus perlu pendampingan, " Boyke berpesan.

Senada dengan Boyke, Elly Risma, Ketua Yayasan Kita dan Buah Hati yang aktif memberikan pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak-anak sekolah, menyebut pentingnya pendampingan dari orang tua, guru, dan lingkungan. "Mereka harus mengikuti perkembangan atau melakukan update seputar informasi terbaru seksologi supaya ilmunya tidak ketinggalan, " ujarnya.

Alzena Masykouri, pengajar luar biasa di Fakultas Psikologi Universitas Paramadina, Jakarta, mengatakan keluarga merupakan pagar pertama dan utama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak di dalam dan di luar rumah.

Pesatnya pengetahuan seks mereka, terutama dampak kemajuan teknologi yang dekat dengan dunia generasi platinum, perlu diwaspadai. "Orang tua jangan "gaptek". Perlu mengimbangi (anak). Sebaiknya mendampingi (mereka) dan menyaring informasi agar anak tak salah langkah," ujarnya.

Alzena mengingatkan, dari sisi kejiwaan, si anak harus pandai menyerapdan memilah informasi mana yang benar dan tidak tepat buatnya. Untuk moral, jangan sampai anak terlalu larut berpikir bebas mengadopsi informasi dunia Barat.


Tips Aman

Dr Boyke Nugraha memberi tips agar buah hati aman memahami mengenai seks.

Lengkapi diri Anda dengan pengetahuan terbaru.

Jangan lupa pelajari masalah anatomi, fisiologi, biologi, moral, dan etika.

Jangan salahkan kemajuan teknologi. Tanamkan nilai-nilai moral dan dampingi saat mereka mengakses internet.

Berilah batasan-batasan soal pemanfaatan teknologi, misalnya mengakses Internet hanya buat mengerjakan tugas sekolah.

Tempatkan komputer di ruang keluarga dan bukan di ruang pribadi.

Hati-hati memberikan telepon genggam.

Seringlah berdiskusi dan manfaatkan momen itu untuk memberi pendidikan seks sesuai dengan usia, kemampuan, dan cara berpikirnya.

Tanamkan rasa tanggung jawab pada si kecil. Beri pengertian bahwa tiap perbuatan, termasuk soal seks, selalu ada risiko dan tanggung jawab yangharus dipikulnya.

Rabu, 12 November 2008

Tabel Utk Menentukan Jenis Kelamin Bayi....Insya ALLAH..




































ANAK LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN..?




BULAN USIA IBU



18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45



Januari P L P L P L L P L P L P L L L P L L P L P L P L P L L P



Februari L P L P L L P L P L P L P P P L P L L P L P L P L P L L



Maret P L P P L P L L L P L P P L L L L P L L P L P L P L P L



April L P L P P L L P P L P P P P P L P L P L L L L P L P L P



May L P L P L L P P P P P L P P P P P P L P L L P L P L L P



Juni L L L P P P L L L P P L P P P P P P P L P P L P L P L P



July L L L P P L L P P P L L P P P P P P P P L P L L P L P L



Agustus L L L P P P P L L L L L P P P L P L P L P L P L L P L P



September L L L P L L P L P L L L P P P P P P L P L P L P L L P L



Oktober L L P P L L P L P L L P P P P P P P L L P L P L P L L P



November L P L P L L P L P P P P L P P P L L L P L P L P L L P L



Desember L P L P P P P L P L P P L L L L L L L L P P P L P L P L




































Penjelasan :






























- Anda Dapat Memilih Jenis Kelamin Anak Anda L (Laki2) Atau P (Perempuan) Dengan Mengikuti Tabel Di Atas



- Usia Calon Ibu Antara 18 - 45 Tahun Sedangkan Bulan menunjukan bulan permulaan Kehamilan Ibu,bukan kelahiran Anak



































" Contoh : Usia Calon IBU = 27 Tahun & Calon Bayi Terkonsepi Pd Bulan Januari ,Maka Bayi yg lahir kemungkinan Besar Perempuan "


































































Jam Piket Organ Tubuh

Dear All,
> > Ada sebuah artikel tentang jam kerja organ tubuh kita dan ada
> > sedikit
> > deskripsi tentang apa yang sebaiknya kita lakukan pada jam-jam
> > tersebut
> > untuk menjaga kesehatan kita. Semoga dapat membantu.
> >
> > LAMBUNG jam 07.00 - 09.00
> > Jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk
> > proses
> > pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan
> > sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang
> berguna
> > segera terserap tubuh.
> >
> > LIMPA jam 09.00 - 11.00
> > Jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi
> > untuk
> > energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi
> > limpa
> > lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani.
> >
> > JANTUNG jam 11.00 - 13.00
> > Jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan
> > olah fisik,
> > ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah.
> >
> > HATI jam 13.00 - 15.00
> > Jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul
> > dalam
> > organ hati dan terjadi proses regenerasi sel-sel hati. Apabila
> > fungsi hati
> > kuat maka tubuh kuat untuk menangkal semua penyakit.
> >
> > PARU-PARU jam 15.00 - 17.00
> > Jam piket organ paru-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk
> > proses
> > pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru
> >
> > GINJAL jam 17.00 - 19.00
> > Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar
> > karena
> > terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.
> >
> > LAMBUNG jam 19.00 - 21.00
> > Jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi makan
> > yang sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik sudah berhenti
makan
> >
> > LIMPA jam 21.00 - 23.00
> > Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan
> > proses
> > regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan musik
> > yang
> > menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.
> >
> > JANTUNG jam 23.00 - 01.00
> > Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat tidur,
> > apabila
> > masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.
> >
> > HATI jam 01.00 - 03.00
> > Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun/limbah
> > hasil
> > metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada
> > kotoran
> > dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.
> >
> > PARU-PARU jam 03.00 - 05.00
> > Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan
> > limbah/racun pada organ paru-paru, apabila terjadi batuk, bersin-bersin
> dan
> > berkeringat
> > menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan
> > untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.
> >
> > USUS BESAR jam 05.00 - 07.00
> > Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur.

Rabu, 29 Oktober 2008

Akibatnya..Colak-Colek Sembarangan...Iiih Serem..

Daftar Stasun Radio di Jakarta..

Daftar stasiun radio di Jakarta (dan sekitarnya)

101 Jak FM: 101.0 MHz
Arief Rahman Hakim (ARH-Global Radio): 88.4 MHz
Attahiriyah (ER Radio): 98.7 MHz
Bergaya Nyanyian Irama Sejati,PT - Bens Radio: 106.2 FM - Ciputat,Kab. Tangerang
Buana Komunika,PT - Radio Univ. Mercu Buana - 810 AM Jakarta
Cakrawala Gita Swara: 98.3 MHz
Camajaya Surya Nada, PT - Radio Camajaya: 102.6 Jakarta
Classical, News and Jazz (CNJ Radio): 99.9 MHz
Cosmopolitan FM: 90.4 MHz
Delta FM: 99.1 MHz
Elshinta: 90.0 MHz
Female Radio: 99.5 MHz
Garda Asia Bumi (Woman Radio): 94.3 MHz
Gracia,PT - 720 AM Jakarta
Hana Citra Swara Jakarta,PT - 1494 AM Jakarta
Hardrock FM: 87.6 MHz
Heartline FM: 100.6 MHz
IMAX - Community Radio FM 104.0 Cijantung - East Jakarta
Indika Milenia (Indika FM): 91.6 MHz
I-Radio: 89.6 MHz
KIS FM: 95.1 MHz
Media Suara Trisakti,PT FM: 104.2 Jakarta
MERSI FM: 93.9 MHz Bandar Dangdut Indonesia
Mitra Carita 16, PT - Music City (MC): 107.5 FM - Cimanggis, Kab. Bogor
Mustang FM: 88.0 MHz
Niaga Chakti Bhudi Bhakti, PT - CBB FM: 105.4 FM Jakarta
OTOMOTION Radio: 97.5 MHz
PAS FM: 92.4 MHz - Radio Bisnis Jakarta phone: 021 6339160
Perkumpulan Mahasiswa Univ. Tarumanagara - 1098 AM Jakarta
Pesona Gita Anindita, PT - Pesona FM: 103.8 Jakarta
Pop FM Jakarta: 103.0 MHz
Prambors FM : 102.2 MHz
Puspa Dwi Cipta Swara,PT - 936 AM - P2SC Jakarta
Radio Alaikassalam Sejahtera Jakarta PT.(RAS FM): 95.5 MHz
Radio Dangdut-TPI: 97.1 MHz
Radio El-Gangga: 100.3 MHz - Bekasi
Radio Kayumanis: 97.9 MHz
Radio Pelita Kasih (RPK FM): 96.3 MHz
Radio Sonora: 92.0 MHz
Radio Suara As Syafi'iyah, PT : AM 792 Khz
Radio Utan Kayu: 89.2 MHz
Ragesa Radio AM 1458 Khz
Ramako Jaya Raya, PT - Ramako FM: 105.8 FM - Jakarta
RRI 1332 AM Jakarta
RRI 999 AM Jakarta
RRI Jakarta Pro 1: 91.2 MHz
RRI Jakarta Pro 2 (Pro 2 FM): 105.0 MHz
RRI Jakarta Pro 3: 88.8 MHz
RRI Jakarta Pro 4: 92.8 MHz
Sabda Sosok Sohor, PT - Radio Muara -: 106.6 FM Jakarta
Sekuntum Bunga Yonina,PT - 666 AM - Radio SBY Jakarta
Sentra Komedi: 93.2 MHz
Siaran Pusat Cendrawasih,PT - 1062 AM Jakarta
Smart FM: 95.9 MHz
Suara Gema Pembangunan Utama (SP FM): 90.8 MHz
Suara Mega Asri Indonesia,PT - 1080 AM Jakarta
Suara Melin Perdana,PT - 603 AM - KBR68H Jakarta
Suara Metro (Polda Metro Jaya): 107.8 FM
Suara Multazam,PT - 1026 AM Jakarta
Suara Tunggal Angakasa Raya,PT - STAR FM: 107.3 FM - Kota Tangerang
Swara Rhadana Dunia (Radio A): 96.7 MHz
Taman Mini, PT (D Radio): 103.4 FM Jakarta
Terik Matahari Bahana Pembangunan PT.,Radio Bahana 101.8 FM
Tona,PT - 702 AM - Batak's Radio Station - Jakarta
Trax FM: 101.4 MHz
Trijaya Shakti,PT FM: 104.60 Jakarta
U FM (Agustina Yunior): 94.7 MHz

baby

MP-3

Sitemeter

blogpatrol